Instalasi Gas Methane di TPAS Karang Rejo Karya Original Putra Daerah

*Tulisan ini diambil dari wall Fb Yerri Noer Kartiko (Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro)

“Saya nggak bisa tidur nyenyak, Pak!”, “Saya nggak tenang Pak, gelisah, sampai ditanya-tanya sama istri saya” ini ungkapan yang disampaikan beberapa saudara-saudara Saya yang bertugas di TPAS Karang Rejo.

“Memangnya kenapa?” tanya saya kemudian kepada saudara-saudara saya itu.

“Kami terbayang-bayang yang dibilang Bapak terus” jawab mereka.

“Kata-kata saya yang mana?” tanya saya lagi.

“Yang Bapak bilang, jangan sia-siakan uang rakyat, yang membiayaimu pergi studi banding ke Malang. Kalau Malang bisa, tidak ada alasan kalau kita-kita nggak bisa. Kita harus mengerjakannya sendiri, sebab kalau dikerjakan sama pihak ketiga dari Pulau Jawa, kita banyak merugi. Uangnya habis, kita semua nggak dapat ilmu, nggak dapat pengalaman, tapi tetap bergantung pada mereka, untuk perawatan kalau ada masalah apa-apa” mereka menjelaskan.

“Kalau sekarang gimana?” Tanya saya lagi.

“Sudah kaya bisul pecah, sekarang sudah bisa ketawa, Pak!” Jawab mereka lagi.

Ini sedikit percakapan, ketika saya membawa beberapa bungkus soto ayam, gorengan, minuman kaleng untuk saudara-saudara petugas TPAS Karang Rejo, setelah mendapat kabar bahwa pekerjaan mereka sudah terlihat ada hasilnya.

Setelah menunggu puluhan tahun, akhirnya berkat kerjasama dan kerja keras teman-teman TPAS Karang Rejo, siang malam, hujan panas terik, bolak-balik gagal, diskusi lagi, cari dan baca referensi dan eksekusi lagi, kadang telinga kami panas sebab diskusi lewat telpon, kini akhirnya bisa juga, gas methane hasil proses biodegradasi sampah diretrieve dan dimanfaatkan untuk kompor. Ini asli, original karya dan kerja saudara-saudara terkasih yang bekerja di TPAS Karang Rejo. Saya menangis, terharu, dan bersyukur.

Kami semua masih punya mimpi-mimpi besar lainnya, kami masih punya PR yang banyak untuk memperbaiki kualitas instalasi ini, mengalirkan gas ke rumah-rumah penduduk, bisa untuk memproduksi listrik melalui konversi generator, juga untuk petromaks. Selain menjadikan TPAS ini menjadi sanitary landfill, TPAS Regional, tempat wisata dan edukasi.

Dengan segala keterbatasan, dengan segala kekurangan, diprioritaskan atau tidak, kami akan terus bekerja, kami akan terus berkarya, memberikan yang terbaik yang kami bisa, demi kemajuan masyarakat, demi pembangunan kota yang (semestinya) ramah lingkungan.

Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, proud of you, very proud to be part of you, berharap Saudara-Saudara saya tetap semangat bekerja…[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *