Antisipasi Perubahan Iklim, Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro Adakan Sosialisasi

Dlh.metrokota.go.id — Dinas lingkungan Hidup Kota Metro menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pengendalian dampak perubahan iklim. Sosialisasi ini diselenggarakan di lima kecamatan se-kota Metro dari tanggal 30 Oktober sampai dengan 3 November 2017. Hari pertama sosialisasi berlangsung di Kecamatan Metro Pusat, di ikuti 55 peserta dari RT/RW se-kecamatan Metro pusat, kemudian berakhir pada Jumat (3/11/2017) di aula Kecamatan Metro Utara.

Narasumber yang dihadirkan dalam sosialisasi ini adalah Drs. Yudianto M,Si (Pusat Studi Lingkungan Hidup IAIN Metro), Dharma Setyawan (Penggagas gerakan ayo ke Dam Raman) dan Sekretaris Dinas lingkungan Hidup, Yeri Noer Kartiko ST.MT. Acara ini disambut baik oleh aparatur pemerintah dan masyarakat di setiap lokasi sosialisasi.

Sosialisasi ini merupakan respon atas perubahan iklim yang disebabkan oleh pemanasan global, untuk itu seluruh kelurahan yang ada di Kota Metro perlu mengetahui bagaimana cara menjaga dan mengelola lingkungan agar tahan terhadap dampak negatif yang mungkin saja bisa timbul akibat perubahan iklim tersebut.

Yerri Noer Kartiko mengatakan, “Dengan sosialisasi ini, kita berharap timbul kesadaran masyarakat di kampung-kampung agar peduli terhadap lingkungannya, selain bersih, aman, dan nyaman, juga punya ketahanan terhadap sumber daya air, serta mampu mengelola sampah dan sumber dayanya sendiri dan dapat menghemat energi. Ke depan, akan tecipta kampung-kampung yang ramah lingkungan sehingga besar kemungkinan untuk menjadi destinasi wisata kota Metro, dan hal ini sesuai visi misi Kota Metro, sebagai kota pendidikan, pariwisata keluarga dan ekonomi kerakyatan berbasis partisipatif.”

Sementara Dharma setyawan selaku pembicara dalam sosialisasi tersebut mengatakan bahwa acara tersebut baru sebatas sosialisasi dalam tataran teoretis penyadaran masyarakat akan perubahan iklim dan bagaimana cara mengelola lingkungan, oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat harus berpartisipasi dalam mewujudkannya. Tugas pemerintah adalah melakukan pendampingan dan pembangunan fasilitas yang dibutuhkan dalam melakukan praksis di lapangan.

”Dengan adanya project percontohan kampung iklim, tahun depan, kita sudah harus mewujudkan kampung iklim di setiap wilayah Kota Metro. Iklim berubah, kontur alam semakin panas, masyarakat harus dilibatkan dalam pembangunan kawasan hijau di kota Metro,” tegas Dharma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *